logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Patrang

Warga Pesona Regency Patrang Geruduk Pengembang, Kelurahan Bergerak Cepat Lakukan Mediasi

  • 05 November 2025
  • Dibaca 1179 Kali
Bagikan Via:
warga-pesona-regency-patrang-geruduk-pengembang-kelurahan-bergerak-cepat-lakukan-mediasi-20251105

Warga Pesona Regency Patrang Geruduk Pengembang, Kelurahan Bergerak Cepat Lakukan Mediasi

JEMBER — Suasana tegang sempat menyelimuti kawasan Perumahan Pesona Regency, Kelurahan Patrang, pada Rabu pagi (5/11/2025). Beberapa warga bersama ketua RT dan RW setempat mengadukan keresahan mereka kepada pihak Kelurahan Patrang. Keluhan itu dipicu oleh aktivitas proyek pembangunan perumahan baru milik pengembang PT Mandiri Raya Utama, yang dinilai mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga di lingkungan tersebut.

 

Awal permasalahan bermula ketika pengembang yang sama membuka proyek baru bernama Green Pesona Patrang, yang lokasinya bersebelahan langsung dengan kawasan Pesona Regency. Sejak proyek baru itu berjalan, kendaraan material dengan muatan berat kerap keluar-masuk lewat jalan utama perumahan lama. Debu yang beterbangan, getaran kendaraan, serta jalan paving yang mulai rusak membuat warga merasa tidak aman — terutama bagi anak-anak yang sering bermain di area kompleks. Upaya warga untuk berkomunikasi langsung dengan pihak pengembang sebelumnya belum membuahkan hasil. Karena tak kunjung ada solusi, warga melalui ketua RT dan RW akhirnya meminta bantuan kepada pihak Kelurahan Patrang untuk menengahi persoalan ini.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kelurahan Patrang bersama unsur tiga pilar — Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat kelurahan — turun langsung ke lapangan. Peninjauan dimulai dari area proyek pembangunan hingga ke kompleks perumahan lama, guna melihat langsung kondisi jalan dan dampak aktivitas proyek terhadap lingkungan warga. Mediasi kemudian dilanjutkan di kantor pemasaran Green Pesona Patrang, hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Kelurahan Patrang, Haryono didampingi Kasi Pemerintahan dan beberapa staf kelurahan. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan yang sudah lama menumpuk — mulai dari janji pengembang yang belum direalisasikan seperti pembangunan fasilitas umum dan masjid, hingga kondisi akses jalan dan area depan perumahan yang kini tampak kumuh akibat aktivitas komersial di sekitar pintu masuk. “Warga tidak menolak pembangunan, tapi berharap aktivitas proyek tidak mengorbankan kenyamanan mereka,” ujar salah satu ketua RT dalam forum mediasi tersebut.

 

Sementara dari pihak pengembang, perwakilan pemasaran Green Pesona Patrang mengakui bahwa proyek lama dan proyek baru kini berada di bawah manajemen yang berbeda. Ia menyampaikan bahwa semua keluhan warga akan segera disampaikan kepada manajemen pusat PT Mandiri Raya Utama di Surabaya, dan berjanji memberikan tanggapan resmi dalam waktu satu minggu, Sekretaris Lurah Patrang, Haryono, yang memimpin mediasi menegaskan bahwa peran kelurahan adalah menjembatani kedua belah pihak agar menemukan solusi yang adil dan berimbang. “Kami ingin memastikan setiap aspirasi warga tersampaikan dengan baik, dan pengembang dapat memberikan tindak lanjut yang konkret,” ujarnya usai pertemuan. Meskipun suasana sempat memanas, mediasi akhirnya berjalan kondusif. Warga dan perwakilan pengembang sama-sama menyepakati perlunya komunikasi lanjutan agar semua permasalahan dapat diselesaikan melalui musyawarah. Pihak Kelurahan Patrang menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga tercapai mufakat, serta memastikan hak-hak warga perumahan Pesona Regency tetap terlindungi tanpa menghambat jalannya pembangunan di wilayah tersebut.

Galeri Foto