logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Pasar Tanjung Jadi Pusat Aksi Bersih-Bersih hingga Layanan Kesehatan Gratis

  • 10 Juli 2026
  • Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
dukung-gerakan-indonesia-asri-pasar-tanjung-jadi-pusat-aksi-bersih-bersih-hingga-layanan-kesehatan-gratis-20260711

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Pasar Tanjung Jadi Pusat Aksi Bersih-Bersih hingga Layanan Kesehatan Gratis

JEMBER, 10 JULI 2026 - Pasar Tanjung tidak seperti biasanya. Jumat pagi, 10 Juli 2026, ribuan orang berkumpul. Bukan hanya pedagang dan pembeli yang sibuk tawar-menawar, tapi juga ratusan personel TNI, Polri, ASN, hingga Satpol PP. Mereka membawa sapu, cangkul, dan plastik sampah.

Pusat ekonomi terbesar di Jember itu sedang "dikepung". Namanya Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Sebuah program nasional dari Kemendagri yang langsung diterjemahkan secara konkret di lapangan oleh Pemkab Jember.

Begitu apel pagi selesai, tidak ada waktu untuk mengobrol. Semua langsung bergerak. Sapu lidi bergesekan dengan aspal, sampah-sampah di sudut pasar langsung diangkut. Pasar Tanjung yang biasanya kumuh di beberapa sudut, mendadak resik.

Tapi, aksi ini tidak melulu soal sampah. Pemkab Jember tahu betul cara menyentuh hati warganya. Bersamaan dengan kerja bakti, Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopukmdag) langsung menggelar pasar murah. Kontan, emak-emak yang sedang belanja langsung berbelok arah.

Mereka menyerbu beras, minyak goreng, dan gula yang dijual di bawah harga pasar. "Untung sekali. Senin kemarin sudah ada pasar murah, sekarang ada lagi. Dapur aman minggu ini," seloroh salah satu warga sambil menenteng belanjaan.

Hanya beberapa meter dari kerumunan sembako, antrean lain mengular. Kali ini di depan posko Dinas Kesehatan. Para pedagang pasar yang jarang punya waktu ke puskesmas, memanfaatkan momen ini. Mereka menyingsingkan lengan baju, memeriksakan tensi darah secara gratis, sekaligus berkonsultasi dengan dokter.

Sekretaris Diskopukmdag Jember, Dr. Wiwik Supartiwi, tersenyum melihat antusiasme warga. Dia menegaskan, Pemkab Jember sengaja mendesain acara ini agar tidak terjebak pada formalitas.

"Kami tidak ingin ini sekadar seremonial potong pita lalu bubar. Harus ada manfaat instan yang dibawa pulang masyarakat. Makanya ada pasar murah dan cek kesehatan gratis," tegas Wiwik di sela-sela meninjau lokasi.

Pasar Tanjung sengaja dipilih karena menjadi urat nadi perputaran uang di Jember. Ribuan orang menggantungkan hidup di sana setiap hari. Jika pasarnya bersih, pedagangnya sehat, dan harganya stabil, maka ekonomi Jember otomatis ikut sehat. (hna)

Galeri Foto