logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Bersama PMI Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk 125 KK Terdampak Kekeringan di Pakusari

  • 11 Agustus 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-bersama-pmi-salurkan-4000-liter-air-bersih-untuk-125-kk-terdampak-kekeringan-di-pakusari-20260812

BPBD Jember Bersama PMI Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk 125 KK Terdampak Kekeringan di Pakusari

JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Selasa 11 Agustus 2026.

Sebanyak 4.000 liter air bersih didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat dampak musim kemarau. Bantuan tersebut merupakan distribusi air bersih ke-20 dalam rangka penanganan dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Jember.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember pada 1 Juli 2026, kondisi kekeringan di Dusun Bunder menyebabkan sebagian besar masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sedikitnya 125 kepala keluarga (KK) terdampak, terdiri atas sekitar 45 KK di RT 02 RW 13 dan sekitar 80 KK di RT 03 RW 13.

Kondisi tersebut diperparah dengan terbatasnya sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Sumber air terdekat berupa sumur bor berjarak sekitar 600 meter dari permukiman warga. Namun, sumur tersebut belum dapat digunakan secara optimal karena belum tersedia meteran listrik maupun jaringan perpipaan.

Di sisi lain, sejumlah sumur milik warga juga mengalami penurunan volume air. Bahkan, sebagian sumur menghasilkan air yang keruh dan bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini membuat distribusi air bersih menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau masih berlangsung.

Tim BPBD Kabupaten Jember bersama PMI berangkat menuju lokasi pada pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah tandon yang telah tersedia serta kepada masyarakat terdampak.

PMI Kabupaten Jember dalam kegiatan tersebut menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter. Proses pendistribusian dilakukan dengan melibatkan perangkat RT/RW serta warga setempat agar bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Moh Agus Shofarudin, S.Pd., mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai respons terhadap kondisi masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air akibat kekeringan.

“Dari hasil asesmen, masyarakat di Dusun Bunder memang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi sumur warga yang mengalami penurunan debit, bahkan sebagian menghasilkan air keruh bercampur lumpur, membuat kebutuhan air bersih menjadi cukup mendesak,” ujar Agus Shofarudin.

Menurut Agus Shofarudin, distribusi bantuan air bersih diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sembari menunggu solusi terhadap sumber air yang belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Untuk sementara, distribusi air bersih menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk membantu warga. Kami juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan memantau kondisi di lapangan agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani sesuai situasi,” katanya.

Berdasarkan rekomendasi hasil penanganan, distribusi air bersih ke wilayah terdampak perlu dilakukan secara berkala, yakni setiap dua hari sekali. Frekuensi tersebut disesuaikan dengan kondisi kebutuhan masyarakat serta ketersediaan sumber air di wilayah terdampak.

Pelaksanaan kegiatan juga merupakan bagian dari tindak lanjut Surat Keputusan Bupati Jember tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan dari Pemerintah Desa Sumberpinang tentang permohonan bantuan air bersih.

Kolaborasi antara BPBD Kabupaten Jember, PMI, perangkat RT/RW, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan kekeringan dapat berjalan efektif. Selain memenuhi kebutuhan air, keterlibatan masyarakat juga membantu petugas dalam menentukan titik penyaluran serta memastikan bantuan diterima oleh warga terdampak.

Setelah seluruh bantuan air bersih selesai disalurkan, kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Tim kemudian kembali ke Mako BPBD Kabupaten Jember. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa kendala.

BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang terdampak kekeringan. Distribusi air bersih secara berkala diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi masyarakat hingga kondisi sumber air kembali membaik atau solusi jangka panjang dapat diterapkan. (bob)

Galeri Foto