logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Jumerto

Dorong Desa Cerdas dan Inklusi, Kelurahan Jumerto Terima Mahasiswa KKN dalam Apel Pagi

  • 20 Juli 2026
  • Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
dorong-desa-cerdas-dan-inklusi-kelurahan-jumerto-terima-mahasiswa-kkn-dalam-apel-pagi-20260722

Dorong Desa Cerdas dan Inklusi, Kelurahan Jumerto Terima Mahasiswa KKN dalam Apel Pagi

JEMBER, 20 JULI 2026 – Kelurahan menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif ke-5 dengan menggelar apel pagi bersama, Senin 20 Juli 2026. Apel ini merupakan tindak lanjut langsung dari seremoni pelepasan resmi 3.000 mahasiswa KKN Kolaboratif ke-5 oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., di Alun-Alun Jember, Minggu 19 Juli 2026 sore.

​Dalam seremoni pelepasan yang berlangsung pukul 15.30 WIB tersebut, Bupati menekankan visi besar KKN Kolaboratif ke-5 yang mengusung tema pengembangan desa yang mencakup aspek Desa Cinta, Desa Cerdas dengan penyediaan infografis, Desa Inklusi melalui pemberdayaan perempuan, ibu, dan disabilitas, serta Desa Tangguh Kewirausahaan.

​Menindaklanjuti arahan tersebut, apel pagi di halaman kantor kelurahan ini dipimpin oleh Lurah, Nurie Hadiyatie, S.E. Hadir mendampingi, Sekretaris Lurah, Retno Pujiastutik, S.E., Kasi Pemerintahan, Fitdatun Hosi’in, S.Ak., serta Kasi PMKS, Suhandari, S.Sos. Turut hadir staf kelurahan, Holik, Maksun, dan Kusniati yang membantu koordinasi operasional.

​Dalam arahannya, Lurah Nurie menekankan bahwa mahasiswa KKN harus menjadi katalisator pembangunan sesuai dengan arahan Bupati. Mereka diharapkan tidak sekadar menjalankan program akademik, namun juga memetakan potensi serta permasalahan masyarakat.

"Sinergi ini penting guna memastikan program yang dijalankan memiliki dampak berkelanjutan, terutama dalam mendukung aspek inklusi dan kewirausahaan di tingkat kelurahan," kata Nurie.

​Koordinasi mencakup pembahasan rencana kerja kolaboratif yang melibatkan partisipasi aktif perangkat kelurahan dan mahasiswa. Selama KKN, mahasiswa direncanakan terjun langsung membantu agenda rutin kelurahan, termasuk pendampingan warga dalam akses informasi dan program sosial.

​Pelaksanaan apel berlangsung khidmat. Mahasiswa terlihat antusias menerima arahan. Keselarasan pandangan antara pihak kampus dan pemerintah kelurahan menjadi modal utama harmonisasi selama KKN.

​Pihak kelurahan menyiapkan mekanisme pendampingan agar mahasiswa bekerja efektif sesuai prosedur. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan berkala guna memastikan target pengabdian tercapai optimal.

​Melalui sinergi ini, kelurahan optimis keberadaan mahasiswa KKN Kolaboratif ke -5 memberikan kontribusi positif bagi kemajuan wilayah, serta memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam memahami dinamika tata kelola pemerintahan tingkat lokal. Langkah ini menjadi wujud nyata kolaborasi civitas akademika dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan berbasis masyarakat. (sgk)

Galeri Foto